Rabu, 20 Juli 2011

Menginstal windows7

Langkah-langkah menginstall windows seven 7
1. Siapkan DVD instalasi Windows Seven (7) dan catat serial numbernya
2. Atur agar komputer booting dari dvd, pengaturan dilakukan lewat bios, bisanya tekan delete atau f2 ketika komputer baru dinyalakan pilih setingan booting kemudian pilihdvd rom menjadi urutan pertama. simpan konfigurasi bios dengan cara menekan f10.
3. Masukkan DVD Instalasi
4. Tekan tombol mana saja jika muncul tulisan boot from cd or dvd
5. Muncul tampilan seperti dibawah

6. Selanjutnya muncul tampilan seperti di bawah, klik next

7. klik Install Now

8. Beri tanda cek dann klik next

9. Karena kita sedang melakukan clean install maka pilih yang Custom (advanced)

10. Pilih partisi yang akan dipakai untuk menginstal windows seven (7), contoh di bawah hardisk belum di bagi2 kedalam beberapa partisi, jika ingin membagi kedalam beberapa partisi sebelum proses instalasi pilih Drive options (advanced) disitu kita bisa membuat, menghapus dan meresize partisi. tapi dari pada bingun untuk yang pertama kali instalasi windows mending langsung pilih nextsaja, toh pembagian partisi bisa dilakukan setelah proses instalasi selesai.

11. Proses instalasi dimulai….. proses instalasi ini memakan waktu yang cukup lama..

12. Setelah proses di atas selese komputer akan otomatis restart sendiri. kumudian muncul seperti dibawah

13. Ketikkan nama user dan nama computer anda

14. Kemudian isikan password untuk keamanan komputer anda. Jika tidak isi komputer anda tidak ada passwordnya.

15. Masukkan Windows Product key yang sudah dicatat di awal tadi, jika tidak ada anda mendapat masa trial windows 7 selama 30 hari

16. Selanjutnya setingan apakah windows akan otomatis meng update atau tidak

17. Kemudian setingan time zone

18. selesai..
Selengkapnya... »»  

Multimedia SMK

Arti Multimedia, Multi berarti banyak dan media berarti alat, dari kedua arti tersebut dapat disimpulkan bahwa multimedia adalah "alat yang mempunyai fungsi lebih dari satu"
Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu ([tool]) dan koneksi ([link]) sehingga pengguna dapat ber-([navigasi]), berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi. Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia juga diadopsi oleh dunia Game.
Multimedia dimanfaatkan juga dalam dunia pendidikan dan bisnis. Di dunia pendidikan, multimedia digunakan sebagai media pengajaran, baik dalam kelas maupun secara sendiri-sendiri. Di dunia bisnis, multimedia digunakan sebagai media profil perusahaan, profil produk, bahkan sebagai media kios informasi dan pelatihan.

Kompetensi Dasar
  1. Merakit personal computer
  2. Melakukan instalasi sistem operasi dasar
  3. Menerapkan Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH)
Kompetensi Kejuruan

  • Memahami etimologi multimedia

  • Memahami alir proses produksi produk multimedia

  • Merawat peralatan multimedia

  • Mengelola isi halaman web

  • Menerapkan teknik pengambilan gambar produksi

  • Menerapkan prinsip-prinsip seni grafis dalam desain komunikasi visual untuk multimedia

  • Menguasai cara menggambar kunci untuk animasi

  • Menguasai cara menggambar clean-up dan sisip

  • Menguasai dasar animasi stop-motion (bidang datar)

  • Menggabungkan teks kedalam sajian multimedia

  • Menggabungkan gambar 2D kedalam sajian multimedia

  • Menggabungkan fotografi digital kedalam sajian multimedia

  • Menggabungkan audio ke dalam sajian multimedia

  • Membuat story board aplikasi multimedia

  • Memahami cara penggunaan peralatan tata cahaya

  • Menerapkan efek khusus pada objek produksi

  • Menyusun proposal penawaran

  • Selengkapnya... »»  

    Sabtu, 16 Juli 2011

    Seni Lukis Gambar Desain Grafis

    Salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, multimedia, industri dan lain-lain. Tidak seperti jurusan TIK lainnya yang bersifat 1+1=2 maka di jurusan Multimedia hasilnya bisa terjadi lain karena unsur kreatif dan seni ada di sini.
    Pertanyaan lain yang mungkin timbul setelah membaca sepenggal tulisan ini adalah apakah siswa harus jago gambar atau siswa akan dididik menjadi ahli gambar atau jurusan ini semata-mata mengajar pelajaran menggambar? Tentu tidak, namun kemampuan/kompetensi menggambar memang diperlukan ketika akan menuangkan ide-ide dan konsep. Contohnya seperti penggunaan gambar sketsa dan storyboard ketika akan membuat sebuah produk multimedia seperti iklan TV, animasi dan film. Orang tentu akan cenderung lebih memahami lewat bahasa gambar dari pada bahasa tulisan.
    Menurut tulisan Slamet Suyanto dalam blognya di http://slametsuyanto.net seperti ini :
    Ada beberapa tokoh menyatakan pendapatnya tentang desain grafis yang saya ambil dari situs http://id.wikipedia.org.
    Menurut Suyanto desain grafis didefinisikan sebagai ” aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri“. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi.
    Sedangkan Jessica Helfand dalam situs http://www.aiga.com/ mendefinisikan desain grafis sebagai kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat.
    Menurut Danton Sihombing desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi.
    Menurut Michael Kroeger visual communication (komunikasi visual) adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran (juxtaposition).
    Warren dalam Suyanto memaknai desain grafis sebagai suatu terjemahan dari ide dan tempat ke dalam beberapa jenis urutan yang struktural dan visual.
    Sedangkan Blanchard mendefinisikan desain grafis sebagai suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni dan proses dalam menghasilkan gambaran visual pada segala permukaan.

    Kategori Desain Grafis

    Secara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori:
    • Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
    • Web Desain: desain untuk halaman web.
    • Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
    • Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
    • Desain Produk, 3 Modelling, Pemaketan dan sejenisnya.

    Program Pengolah Grafis

    Oleh karena desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka sarana untuk mengolah pun berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan karya.
    1. Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)
    Program ini sering digunakan untuk keperluan pembuatan brosur, pamflet, booklet, poster, dan lain yang sejenis. Program ini mampu mengatur penempatan teks dan gambar yang diambil dari program lain (seperti Adobe Photoshop). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
    • Adobe FrameMaker
    • Adobe In Design
    • Adobe PageMaker
    • Corel Ventura
    • Microsoft Publisher
    • Quark Xpress
    2. Aplikasi Pengolah Vektor/Garis
    Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
    • Adobe Illustrator
    • Beneba Canvas
    • CorelDraw
    • Macromedia Freehand
    • Metacreations Expression
    • Micrografx Designer
    3. Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar
    Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggapa sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik.
    Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:
    • Adobe Photoshop
    • GIMP
    • Corel Photo Paint
    • Macromedia Xres
    • Metacreations Painter
    • Metacreations Live Picture
    • Micrografx Picture Publisher
    • Microsoft Photo Editor
    • QFX
    • Wright Image
    4. Aplikasi Pengolah Film/Video
    Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan aplikasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:
    • Adobe After Effect
    • Power Director
    • Show Biz DVD
    • Ulead Video Studio
    • Adobe Premier
    • Easy Media Creator
    • Pinnacle Studio Plus
    • WinDVD Creater
    • Nero Ultra Edition
    5. Aplikasi Pengolah Multimedia
    Program yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang dirancan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interktif dan menarik.
    Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
    • Macromedia Authorware
    • Macromedia Director
    • Macromedia Flash
    • Multimedia Builder
    • Ezedia
    • Hyper Studio
    • Ovation Studio Pro
    Semoga dari tulisan di atas dapat memberi jawaban atas pertanyaan siswa saya di kelas dan juga dapat menjadi panduan bagi guru-guru yang mengampu jurusan atau program keahlian Multimedia. Selamat berkreasi dan terima kasih.
    Selengkapnya... »»  

    Sabtu, 02 Juli 2011

    Fungsi Storyboard

    storyboard adalah discrption dari aturan cerita dan termasuk mengambil dari sudut gambar, dubbing dan efek spesial.

    beberapa alasan mengapa menggunakan storyboard:

        1. storyboard dibuat sebelum tim membuat animasi
        2. storyboard digunakan untuk mengingat animator
        3. storyboard dibuat untuk memandu cerita

     
    storyboard ini contoh:cinta

    mist_storyboard
    Selengkapnya... »»  

    Multimedia Online dan Offline

    Multimedia diambil dari kata multi dan media. Multi berarti banyak dan media berarti media atau perantara. Multimedia adalah gabungan dari beberapa unsur yaitu teks, grafik, suara, video dan animasi yang menghasilkan presentasi yang menakjubkan. Multimedia juga mempunyai komunikasi interaktif yang tinggi. Bagi pengguna komputer multimedia dapat diartikan sebagai informasi komputer yang dapat disajikan melalui audio atau video, teks, grafik dan animasi.
    Disini dapat digambarkan bahwa multimedia adalah suatu kombinasi data atau media untuk menyampaikan suatu informasi sehingga informasi itu tersaji dengan lebih menarik.
    “Multimedia adalah kombinasi dari komputer dan video (Rosch, 1996) atau Multimedia secara umum merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar dan teks (McCormick 1996) atau Multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output dari data, media dapat audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar (Turban dkk, 2002) atau Multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan gambar video (Robin dan Linda, 2001). Multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi. Dalam definisi ini terkandung empat komponen penting multimedia. Pertama, harus ada komputer yang mengkoordinasikan apa yang dilihat dan didengar. Kedua, harus ada link yang menghubungkan pemakai dengan informasi. Ketiga, harus ada alat navigasi yang membantu pemakai menjelajah jaringan informasi yang saling terhubung. Keempat, multimedia menyediakan tempat kepada pemakai untuk mengumpulkan, memproses, dan mengkomunikasikan informasi dengan ide. Jika salah satu komponen tidak ada, bukan multimedia dalam arti luas namanya. Misalnya, jika tidak ada komputer untuk berinteraksi, maka itu namanya media campuran, bukan multimedia. Kalau tidak ada alat navigasi yang memungkinkan untuk memilih jalannya suatu tindakan maka itu namanya film, bukan multimedia. Demikian juga kita tidak mempunyai ruang untuk berkreasi dan menyumbangkan ide sendiri, maka nama televisi, bukan multimedia. Dari beberapa definisi di atas, maka multimedia ada yang online (Internet) dan multimedia ada yang offline (tradisional).”
    Selengkapnya... »»